LIPUTAN9.ORG - Banyak pelamar CPNS gugur bukan karena nilai, melainkan kesalahan administrasi.
Data seleksi CPNS sebelumnya menunjukkan ribuan peserta dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) hanya karena dokumen tidak sesuai ketentuan.
Menjelang CPNS 2026 yang peluangnya besar tetap dibuka, calon pelamar wajib lebih teliti sejak awal.
Berikut 10 kesalahan paling sering yang membuat pelamar tersingkir di tahap administrasi dan wajib dihindari saat mendaftar CPNS 2026.
1. Surat Lamaran Tidak Sesuai Ketentuan
Kesalahan ini jadi penyumbang TMS terbesar.
Format surat lamaran, tujuan instansi, hingga redaksi kalimat harus sesuai pengumuman resmi.
Sedikit saja melenceng, berkas bisa langsung gugur.
2. Akreditasi Kampus/Prodi Tidak Sesuai
Banyak pelamar gagal karena akreditasi perguruan tinggi atau program studi tidak memenuhi syarat formasi.
Pastikan akreditasi berlaku pada tahun kelulusan dan sesuai dengan yang diminta instansi.
3. Surat Pernyataan Salah Format
Surat pernyataan wajib mengikuti format resmi.
4. Ijazah Tidak Linear dengan Formasi
Formasi CPNS mensyaratkan kualifikasi pendidikan tertentu.
Jika ijazah tidak sesuai atau tidak linear, peluang lolos administrasi nyaris tertutup.
5. Transkrip Nilai Tidak Sesuai
Transkrip nilai yang tidak cocok dengan kualifikasi pendidikan atau tidak mencantumkan informasi penting juga menjadi alasan TMS.
6. Dokumen Tidak Asli atau Hanya Fotokopi
Mengunggah fotokopi atau hasil edit berisiko langsung dinyatakan tidak memenuhi syarat.
7. Surat Pernyataan Tidak Pindah Penempatan Keliru
Sebagian formasi mewajibkan surat pernyataan bersedia tidak pindah penempatan.
8. KTP atau Identitas Tidak Valid
KTP buram, masa berlaku tidak jelas, atau data tidak sinkron dengan sistem dapat membuat pelamar langsung gugur.
9. Surat Akreditasi Tidak Dilampirkan
Ada pelamar yang sebenarnya memenuhi syarat, tetapi lupa mengunggah surat akreditasi kampus atau prodi.
Akibatnya tetap dinyatakan TMS.
10. Dokumen Tidak Terunggah
Kesalahan teknis saat unggah—file kosong, salah format, atau belum tersimpan—juga sering terjadi.
Sistem hanya menilai apa yang terunggah, bukan niat pelamar.
CPNS 2026 Berpeluang Besar Dibuka
Pemerintah telah menyiapkan anggaran dan menghitung kebutuhan ASN seiring banyaknya pegawai yang akan pensiun.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan belanja pemerintah diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik dan membuka lapangan kerja, termasuk lewat jalur CPNS.
Sementara itu, Menteri PANRB Rini Widyantini menyampaikan bahwa pemerintah masih menghitung kebutuhan tiap kementerian/lembaga. ***
